You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kasus PNS Cabul Ditelusuri Lewat CCTV
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DKI-Polisi Telusuri Rekaman CCTV Terkait PNS Cabul

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama dengan kepolisian tengah menelusuri rekaman closed circuit television (CCTV), terkait kasus pencabulan siswi magang oleh oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

Keluar masuk orang kan ada CCTV, kami rekam semua. Nah itu juga saya nggak tau, makanya serahin ke polisi

"Tuduhannya nggak sesuai sekarang. Hasil temuan katanya enggak. Dia nggak ada di CCTV. Yang dibilangin di lantai ini, orang ini keluar, semua CCTV katanya nggak ada," kata Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/8).

Dirinya menyerahkan sepenuhnya penelusuran ini kepada pihak kepolisian. Karena semua kegiatan yang terjadi di kantor Wali Kota Jakarta Pusat selalu terekam oleh CCTV. "Keluar masuk orang kan ada CCTV, kami rekam semua. Nah itu juga saya nggak tau, makanya serahin ke polisi," ucapnya.

Basuki Tunggu Hasil Penyelidikan Oknum PNS Cabul

Basuki pun mempersilakan jika orang tua korban akan melapor ke Komnas HAM. Namun jika terbukti bersalah, pihaknya telah menyiapkan sanksi tegas bagi oknum PNS tersebut.

"Ya silakan saja (lapor). Bagi saya sederhana. Kalau PNS, PHL, oknum siapapun berbuat nggak wajar, asusila pasti saya berhentikan. Sudah gitu saja," tegasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye22736 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1825 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1170 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1097 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye890 personFakhrizal Fakhri